= Pertolongan-Mu =


Satu-satunya orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal, terdampar di pulau yang kecil dan tak berpenghuni. Pria ini segera berdoa supaya Tuhan menyelamatkannya, dan setiap hari dia mengamati langit mengharapkan pertolongan, tetapi tidak ada sesuatupun yang datang.

Dengan capainya, akhirnya dia berhasil membangun gubuk kecil dari kayu apung untuk melindungi dirinya dari cuaca, dan untuk menyimpan beberapa barang yang masih dia punyai. Tetapi suatu hari, setelah dia pergi mencari makan, dia kembali ke gubuknya dan mendapati gubuk kecil itu terbakar, asapnya mengepul ke langit. Dan yang paling parah, hilanglah semuanya.

Dia sedih dan marah. “Ya Allah, teganya Engkau melakukan ini padaku?” dia menangis. Pagi- pagi keesokan harinya, dia terbangun oleh suara kapal yang mendekati pulau itu. Kapal itu datang untuk menyelamatkannya.

“Bagaimana kamu tahu bahwa aku di sini?” tanya pria itu kepada penyelamatnya.
“Kami melihat tanda asapmu”, jawab mereka.

Mudah sekali untuk menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita tidak boleh goyah, karena Allah bekerja di dalam hidup kita, juga ketika kita dalam kesakitan dan kesusahan.

Ingatlah, ketika gubukmu terbakar, mungkin itu “tanda asap” bagi kuasa Allah,Ketika ada kejadian negatif terjadi, kita harus berkata pada diri kita sendiri bahwa Allah pasti mempunyai jawaban yang positif untuk kejadian tersebut.

Kamu berkata, “Itu tidak mungkin.”
Allah berkata, “Tidak ada hal yang tidak mungkin.”

Kamu berkata, “aku terlalu capai.”
Allah berkata, “Aku akan memberikan kelegaan padamu.”

Kamu berkata, “Tidak ada seorangpun yang mencintai aku.”
Allah berkata, “Aku mencintaimu.”

Kamu berkata, “Aku tidak bisa meneruskan.”
Allah berkata, “Kasih karuniaKu cukup.”

Kamu berkata, “Aku tidak mengerti.”
Allah berkata, “Aku akan menuntun langkah-langkahmu.”

Kamu berkata, “Aku tidak bisa melakukannya.”
Allah berkata, “Kamu bisa melakukan semuanya.”

Kamu berkata, “Ini tidak berharga.”
Allah berkata, “Itu akan berharga.”

Kamu berkata, “Aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.”
Allah berkata, “Aku memaafkanmu.”

Kamu berkata, “Aku tidak bisa mengatasi.”
Allah berkata, “Aku akan menyediakan kebutuhanmu.”

Kamu berkata, “Aku takut.”
Allah berkata, “Aku tidak memberikan padamu roh ketakutan.”

Kamu berkata, “Aku selalu kuatir dan frustasi.”
Allah berkata, “Serahkan segala kekuatiranmu kepadaku.”

Kamu berkata, “Aku tidak mempunyai iman yang kuat.”
Allah berkata, “Aku memberi setiap orang iman menurut ukurannya.”

Kamu berkata, “Aku tidak pandai.”
Allah berkata, “Aku memberikan padamu hikmat.”

Kamu berkata, “Aku merasa aku sendirian.”
Allah berkata, “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu atau membiarkanmu.

Subhanallah..

by:Setitis Airmata Keinsyafan

@@@

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: