= Hamilton, Wisata Kota Legenda Bermuda =


Siapa yang tidak tahu legenda ‘Bermuda Triangle’ atau Segitiga Bermuda?. Legenda yang masih menjadi misteri karena tidak ada ilmu pengetahuan manusia yang bisa mengungkap fenomena yang terjadi.

Dalam Legenda Bermuda banyak kapal laut dan pesawat terbang menghilang secara misterius. Walaupun tidak mengalami masalah mesin dan peralatan ataupun kesalahan manusia.

Dalam Legenda Bermuda tercatat hampir 1000 kasus terjadi, dan tidak bisa dijelaskan dengan pasti.

Segitiga Bermuda merupakan garis menyudut dari Pulau Bermuda, Puerto Rico dan Florida.

Perjalanan wisata menggunakan kapal pesiar yang melewati lingkup segitiga ini sering dijadikan bagian dari acara yang disebut ‘Sertifikat Selamat dari Lorong Waktu ‘Segitiga Setan’.

Tidak hanya legenda ini yang membuat tempat ini menarik untuk kunjungan wisatawan, tetapi kekhasan kota dan alamnya menarik untuk dikunjungi.

Terutama kota utama di Pulau Bemuda, Hamilton.

Kota ini diambil dari nama Gubernur Bermuda pada 1788-1794, Sir Henry Hamilton. Dia meminta pembangunan kota dilakukan di tengah-tengah pulau untuk kemudahan semua penduduk pulau.

Penulis dengan menumpang kapal angkut khusus dari kapal pesiar ke Kota dengan menempuh waktu sekitar 30 menit.

Kapal berkapasitas 300 orang ini disediakan oleh otoritas pelabuhan Hamilton, sebagai bagian pelayanan kepada para wisatawan. Sebab Kota ini memiliki keterbatasan fasilitas pelabuhan jika dibandingkan dengan jumlah kapal pesiar yang datang.

Tempat-tempat menarik untuk dikunjungi di Kota Hamilton, mulai dari museum, atraksi bawah laut, berenang dengan dolpin hingga kunjungan ke Fort Bermuda atau Benteng Hamilton Bermuda.

Anda juga bisa berlayar di sekitar perairan kota sambil menikmati keindahan Bermuda.

Tentu saja pantai dan gua-gua kristalnya juga menjadi daya tarik tersendiri di negara yang dikelilingi hampir 180 pulau-pulau kecil.

Disepanjang front street atau jalan utama pelabuhan, adalah tempat yang sangat menarik untuk bersantai dan berbelanja barang-barang bermerek.

Disepanjang jalan utama pelabuhan merupakan tempat atraksi utama dari kota ini. Bangunan pemerintah, pelabuhan kapal pesiar, pusat kesenian serta restoran dan cafe berkelas ada di sepanjang jalan ini.

Jika tidak kuat berjalan kaki guna menimati suasana kota mungil ini, wisatawan juga bisa naik delman atau naik trolly yang dirancang seperti kereta atau spur kuno.

Penulis berkeliling kota kecil ini, mengunjungi bangunan dan tempat-tempat menarik sepanjang jalan lingkar Kota Hamilton.

Pemandangan yang paling spektakuler adalah melihat teluk pelabuhan dari ketinggian Benteng Hamilton. Benteng yang dibangun tahun 1800 an ketika terjadinya perang sipil di Amerika.

Di sini basis pertahanan Ingris membuat banyak benteng-benteng pertahanan untuk menahan laju serangan para agresor. Benteng ini sekarang dijadikan sebagai taman nasional dan menjadi salah satu atraksi wisata.

Celana pendek Bermuda

Negara dengan luas hanya 21 mil laut ini, bukan hanya sebagai pusat keuangan dunia. Sistem keuangan yang sejalan dengan sistem internasional membuat upaya pencucian uang tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan asing yang melakukan usaha disini.

Tentu saja pendapatan terbesar keduanya adalah dari sektor pariwisata.

Kekhasan lain dari Bermuda yakni cara berpakaian, apa yang disebut sebagai celana pendek bermuda. Celana yang biasa dipakai oleh pria, dan wanita dewasa serta para remaja.

Celana pendek ini adalah pakaian nasional pria Bermuda.

Kita setiap saat bisa melihat mereka berdasi dan menggunakan jas, namun bawahannya justru celana pendek dengan kaos kaki panjang hingga bawah lutut.

Pakaian ini menjadi populer, sebab ketika Negara ini dikuasai angkatan laut Ingris, celana pendek adalah pakaian mereka ketika mendirikan yacht club di Hamilton dan Kota St.George.

Celana Bermuda juga umum dipakai ketika pesta perjamuan, pesta pernikahan dan lain-lain. Celana ini bisa diperoleh dengan harga 10 sampai 75 dolar, tergantung merek dan kwalitasnya.(man/waa)

by:Wayan Manuh/Era Baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: